Solidaritas untuk Ukraina CEK DETAIL untuk berdonasi.

Jujutsu Kaisen 0: Cinta dan Kutukan

Bagi penggemar seri Jujutsu Kaisen pasti sudah tahu mengenai movie yang baru saja dirilis di Jepang pada 24 Desember 2021 lalu, berjudul Jujutsu Kaisen 0: The Movie yang diangkat dari cerita prekuel seri aslinya. Sampai dengan artikel ini ditulis, di Indonesia memang belum ada bioskop yang menjadwalkan movie ini untuk tayang. Namun penulis tetap optimis kalau Jujutsu Kaisen 0: The Movie bakal tayang di Indonesia dan pengen ikut nge-hype!  

 

BTW bagi yang sekalian mau belanja merchandise resmi Jujutsu Kaisen 0 langsung dari Jepang bisa lewat ZenMarket ya, jangan lupa untuk buat akun dan login terlebih dahulu

 

******* Spoiler alert ******* Spoiler alert ******* Spoiler alert ******* Spoiler alert ******* Spoiler alert *******

 

Artikel ini mengandung pembahasan Jujutsu Kaisen volume 0 dan serial manga Jujutsu Kaisen sampai dengan chapter 120 (Shibuya arc). Nah, buat yang belum sejauh itu baca manganya dan nggak mau kena spoiler, mungkin baiknya skip dulu artikel ini. Kalau masih lanjut baca sampai sini, berarti siap-siap penulis mau bahas tentang tema utama dibalik Jujutsu Kaisen 0, yang juga menjadi salah satu dari beberapa tema yang diangkat dalam serial Jujutsu Kaisen.

 

 

Pada bagian akhir trailer yang dirilis oleh TOHO Animation, terdengar karakter Gojo Satoru mengatakan 

 

持論だけどね、愛ほど歪んだ呪いはないよ
Ini dugaanku saja, tidak ada kutukan yang lebih gila dari cinta.

 

Kata-kata Gojo-sensei yang disampaikan ke karakter utama dari movie ini yaitu Okkotsu Yuuta sangat menarik dan lumayan bikin muter otak. Kenapa tidak ada kutukan yang lebih gila dari cinta? Ada apa memangnya dengan cinta? Apa itu cinta? Apa itu kutukan? 

 

Yuk mari kita bahas apakah dugaan Gojo-sensei ini ada dasarnya atau tidak.

 

1. Konsep Kutukan di Serial Jujutsu Kaisen  

Sebelum membahas mengenai filmnya, pertama mari kita lihat dulu apa sih yang dimaksud sebagai "kutukan" yang digambarkan sebagai musuh utama di seri Jujutsu Kaisen? Salah satu konsep yang menjadi inti dari serial Jujutsu Kaisen adalah keberadaan roh terkutuk (呪霊 Jyurei) atau biasa disebut sebagai kutukan (呪い Noroi)

sumber energi terkutuk jjk

Jyurei / roh terkutuk adalah makhluk spiritual yang lahir dari energi buruk manusia. Manusia menghasilkan energi terkutuk dari emosi negatif yang dirasakan seperti rasa penyesalan, benci, terhina, dendam dan sebagainya. Energi terkutuk yang terlepas dari manusia lalu mengendap dan membentuk roh terkutuk. Roh terkutuk ini yang kemudian mengambil bentuk menjadi berbagai macam monster yang harus dibasmi oleh para tokoh dalam serial Jujutsu Kaisen.

Biarpun konsep di atas datang dari sebuah manga fiksi, tapi pada kehidupan nyata konsep ini beneran ada. Konsep ini pada dasarnya tidak jauh dari teori psikologi bahwa emosi adalah energi. Kata emosi berasal dari Bahasa Latin “emovere” yang berarti “bergerak keluar” dan Bahasa Perancis yaitu émouvoir” yang berarti “membangkitkan”. Berdasarkan hal inilah kemudian banyak praktisi kesehatan mental yang mendefinisikan emotion secara sederhana sebagai energy in motion atau energi bergerak. 

 

Energi emosi dapat dirasakan sebagai sensasi panas atau dingin pada tubuh seperti yang digambarkan oleh tim peneliti Nummenmaa dkk., (2014). Contohnya wajah seseorang akan memerah karena panas saat merasa malu, atau kepala atau dada terasa panas saat seseorang merasakan amarah. Hal hal tersebut membuktikan bahwa emosi memberikan dampak energi (kenaikan/penurunan suhu) pada tubuh Anda. 

Selain itu emosi juga mendorong kita untuk bertindak. Contohnya ketika seseorang merasa diprovokasi dan timbul rasa marah, maka energi yang timbul akan mendorong seseorang untuk melindungi dirinya dengan cara kabur, melawan, atau diam. 

Energi terkutuk Itadori Yuuji yang berasal dari rasa murka, mendorongnya untuk melawan roh terkutuk  - Episode 12

 

Bisa dikatakan emosi adalah energi yang kita rasakan sebagai reaksi dari suatu kejadian. Adanya energi negatif yang diarahkan pada objek atau hal spesifik inilah yang kemudian dalam Jujutsu Kaisen dijadikan alasan dari lahirnya kutukan (呪い Noroi) sekaligus menjadi cara untuk melawan roh terkutuk (呪霊 Jyurei).

Dalam Jujutsu Kaisen, penggunaan kata Jyurei dan Noroi sering kali digunakan secara bergantian dan dalam keadaan yang berbeda-beda. Istilah Jyurei atau roh terkutuk digunakan untuk menunjukan kutukan yang sudah termanifestasi dalam bentuk seperti monster yang dapat dilihat oleh mata. Sementara istilah Noroi digunakan untuk menggambarkan kutukan secara umum. 

berbagai jenis roh terkutuk dalam jujutsu kaisen

Berbagai jenis manifestasi kutukan (呪い Noroi) menjadi roh terkutuk (呪霊 Jyurei), semakin kuat maka bentuknya makin menyerupai manusia contohnya Mahito

 

Menariknya lagi, kanji 呪 memiliki banyak makna. Beberapa di antaranya yaitu jurus, sihir, kutukan, mantra, jimat, takhayul, dan kata-kata yang memiliki kekuatan magis. Hal ini menandakan bahwa 呪 (jyu/noro) bisa memiliki makna lain selain "kutukan" dalam Jujutsu Kaisen. Mari kita ambil contoh dari 2 adegan di bawah ini:

Itadori Wasuke last words to Yuuji

Wasiat Kakek Wasuke agar Yuuji menolong orang agar saat mati nanti tidak kesepian dan bisa dikelilingi oleh banyak orang - Chapter 1

 

Sejauh ini dalam Jujutsu Kaisen, ada beberapa peristiwa kematian yang disertai dengan pesan terakhir atau di Indonesia dikenal dengan istilah wasiat. Dalam pembahasan kali ini hanya dua peristiwa yang akan kita bahas, yaitu kematian Itadori Wasuke dan Nanami Kento. Dua peristiwa ini diangkat karena

  1. Pesan terakhir yang ditinggalkan tidak didasari emosi negatif kepada penerima pesan
  2. Dampaknya terlihat jelas pada karakter Itadori Yuuji selaku orang yang menerima wasiat tersebut.

Menjelang kematian Kakek Yuuji, Itadori Wasuke menunjukan perhatian kepada cucunya dengan cara mengingatkan Yuuji untuk menghemat uang dan menikmati kehidupan sekolah. Namun Kakek Wasuke juga menunjukan rasa sesal akan hidupnya saat mengatakan jangan berakhir sepertiku dalam pesan terakhirnya. 

Sementara itu di saat terakhirnya, Nanami Kento yang merupakan figur mentor sekaligus senior bagi Yuuji, terlihat bingung antara membayangkan mimpi yang tidak dicapainya versus mengingat kewajibannya sebagai jujutsu sorcerer, betapa lelah dirinya versus sudah cukupkah hal yang dilakukannya. Di tengah penyesalan atas pilihan hidupnya, Nanami mendapatkan halusinasi sosok teman sekolahnya yang telah meninggal Haibara Yuu, yang menyuruhnya untuk meninggalkan pesan terakhir kepada Yuuji. Di saat terakhirnya, Nanami masih mempertimbangkan apakah kalimat yang diucapkannya memiliki potensi jadi kutukan bagi Yuuji. 

Nanami Kento last words to Yuuji

Monolog Nanami Kento mengenai bagaimana sebuah pesan terakhir dapat berubah menjadi kutukan bagi Itadori Yuuji - Chapter 120

 

Kedua adegan di atas menggambarkan bagaimana pesan terakhir dari seseorang yang akan menemui ajalnya berdampak sangat besar pada mereka yang menerimanya, dalam hal ini Itadori Yuuji, sang tokoh utama di seri Jujutsu Kaisen. Setelah kematian Wasuke, Yuuji sering kali diperlihatkan mengingat wasiat kakeknya terutama saat akan mengambil keputusan penting, dan saat memerlukan alasan untuk terus maju. Begitu juga setelah kematian Nanami, Yuuji diperlihatkan berusaha memenuhi pesan terakhir Nanami untuk menjalani tugas sebagai jujutsu sorcerer, bahkan dalam keadaan yang begitu sulit. Yuuji digambarkan begitu "terikat" oleh wasiat yang diberikan oleh Wasuke maupun Nanami.

Dari kedua peristiwa ini, bisa dilihat bahwa emosi yang dirasakan seseorang dapat begitu kompleks dan sering kali tidak dirasakan secara tunggal. Wasuke dan Nanami merasakan penyesalan atas hidup mereka, tapi juga menunjukan rasa peduli mereka kepada Yuuji. Emosi tersebut tersalurkan melalui pemilihan kata-kata terakhir mereka kepada Yuuji. Dalam hal ini, bisa saja kita mengartikan pesan terakhir mereka sebagai 呪 (noro) yang berarti kutukan. Karena dampak dari wasiat tersebut membuat Yuuji harus menjalani hidup yang berat sebagai sorcerer untuk memenuhi permintaan terakhir Wasuke dan Nanami. Namun, di saat yang sama, wasiat tersebut juga bisa diartikan sebagai 呪 (Jyu) yang berarti jimat, karena wasiat ini memberi Yuuji kekuatan untuk tidak menyerah dan terus melangkah maju.

Bisa disimpulkan bahwa dalam dunia Jujutsu Kaisen, emosi manusia memiliki kekuatan yang sangat besar. Bukan hanya karena emosi manusia bisa menjadi sumber lahirnya sebuah kutukan tetapi juga adanya kemungkinan lahirnya kekuatan lain yang berasal dari emosi positif seperti rasa peduli atau cinta keluarga.

 

2. Apa itu Cinta dan Berbagai Bentuknya

Sekarang kita masuk ke pembahasan soal cinta yang menjadi topik dan tema utama dari movie Jujutsu Kaisen: 0

Dari jaman dahulu, mulai dari seniman, filsuf, sampai peneliti berusaha mendefinisikan apa itu cinta. Sayangnya walau sangat sering dibahas, cinta tidak bisa didefinisikan secara menyeluruh. Hal ini dikarenakan kata “cinta” termasuk dalam umbrella term, yaitu suatu kata atau frasa yang digunakan untuk mencakup konsep yang luas. Umbrella term terbentuk sebagai dampak dari minimnya kosa kata dalam suatu bahasa untuk menggambarkan berbagai konsep cinta.

 

Cinta sebagai Bentuk Hubungan

Orang Yunani memahami cinta dengan memberikan nama pada bentuk hubungan yang berbeda. Berikut adalah jenis cinta dalam Bahasa Yunani:

  1. Storge (cinta keluarga): terdiri dari rasa kasih sayang, bersifat melindungi, dan kekerabatan. Termasuk juga patriotisme pada negara dan kesetiaan kepada tim.
  2. Ludus (cinta main-main / cinta monyet): cinta antara anak-anak atau remaja, berisi rayuan, dan perasaan yang mudah berubah. 
  3. Mania (cinta obsesif): salah satu atau keduanya terlalu terikat dan tidak bisa berfungsi tanpa pihak lainnya. Bentuk mania yaitu perilaku menguntit, codependency, kecemburuan ekstrim, dan kekerasan.
  4. Eros (cinta penuh gairah): terdiri atas gairah, nafsu, dan kesenangan seksual. 
  5. Philautia (cinta diri, bukan narsisme): menghargai diri dengan cara menjaga diri, bangga dengan apa yang dilakukan, dan memiliki harga diri.
  6. Philia (cinta persahabatan): bersifat platonis, terdiri atas kepercayaan dan penghargaan mendalam kepada sahabat.
  7. Pragma (cinta jangka panjang): cinta yang telah matang, dibangun atas komitmen, toleransi, dan kepentingan jangka panjang. 
  8. Agape (cinta universal): cinta tanpa syarat, welas asih, dan empati kepada seluruh makhluk hidup, alam, dan Tuhan.

Dalam Jujutsu Kaisen 0, ada berbagai jenis hubungan dan cinta. 

Contoh yang paling menonjol adalah dari dua tokoh central Jujutsu Kaisen 0, yaitu hubungan antara Okkotsu Yuuta dan teman masa kecilnya Orimoto Rika yang diawali dengan Ludus atau cinta monyet yang biasa terjadi pada mereka yang belum dewasa secara mental. Hal ini terlihat dari janji menikah di masa depan yang dapat begitu mudah dilontarkan. Hubungan mereka lalu berkembang menjadi Mania yang ditandai dengan kecemburuan ekstrim Rika dan manipulasi emosi dengan cara love bombing (berkata dan berperilaku manis untuk mendapatkan kepercayaan dan kasih sayang seseorang sebagai cara mencapai suatu tujuan) oleh Yuuta. 

Okkotsu Yuta and Orimoto Rika Dinamika hubungan yang umum terjadi pada mereka yang belum dewasa 

 

Hubungan antara Yuuta, Maki, Inumaki, dan Panda bisa digolongkan sebagai Storge yaitu cinta kekerabatan yang ditandai dengan kesetiaan pada angkatan kelas 1 Sekolah Jujutsu. Sementara itu hubungan Gojo Satoru dengan Geto Suguru termasuk dalam Philia yang ditandai dengan adanya rasa kepercayaan mendalam yang telah terbangun sejak masa sekolah.  

Gojo Satoru to Geto from JJK 0 

Sejauh ini dari berbagai jenis cinta yang telah disebutkan, ada satu hal yang menjadi kesamaan di antaranya, yaitu cinta menghubungkan seseorang dengan yang lainnya. 

 

Hubungan manusia sebagai wujud kelekatan (Attachment)

“Cinta adalah nama lain dari hubungan kelekatan.” — Dr. Gabor Maté

 

Kelekatan (attachment) adalah ikatan emosional mendalam yang terbentuk antara anak dan pengasuh. Hubungan attachment dengan pengasuh merupakan pengalaman cinta paling pertama yang pernah dirasakan seseorang. Pengalaman ini nantinya akan mempengaruhi bagaimana seseorang membangun hubungan dengan orang lain. Bukan hanya itu, bagaimana seseorang memandang dunia, dirinya, dan orang lain juga dipengaruhi oleh hubungan attachment

Awalnya hubungan attachment berfungsi sebagai cara bertahan hidup bayi yang belum mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Namun ternyata kebutuhan akan kelekatan atau cinta tidak selesai begitu saja di masa kanak-kanak atau remaja. Seumur hidup, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan keterhubungan emosi dengan sesamanya. 

Okkotsu Yuuta reason to fightKeinginan Yuuta akan koneksi dengan seseorang adalah bentuk kebutuhan manusia pada umumnya - Volume 0 Ch. 1 dan 4
 

Sejauh ini memang tidak diketahui seperti apa hubungan Yuuta dengan pengasuhnya. Namun bisa dilihat alasannya untuk tetap hidup dan menjalankan peran sebagai jujutsu sorcerer adalah keinginannya untuk membangun hubungan dan dibutuhkan orang lain. Dengan kata lain, Yuuta membutuhkan keterhubungan emosi untuk bertahan hidup. Ia bahkan rela melakukan apapun termasuk berusaha membunuh Geto dan mengorbankan dirinya demi mempertahankan hubungan cinta kekerabatan (storge) dengan teman-teman seangkatannya. 

  

Kelekatan (Attachment) dan Kehilangan

 

Rasanya terdengar gila jika seseorang rela membunuh dan mengorbankan dirinya daripada kehilangan hubungan berharga dengan orang lain. Namun ternyata tindakan seperti ini bisa dipahami jika mengingat bahwa orang dapat melakukan apa saja demi mempertahankan keberadaannya, termasuk jika jalan terakhirnya hanya mempertahankan keberadaan di benak orang-orang yang ditinggalkan. 

Dikarenakan membangun attachment melalui keterhubungan emosi dengan sesama adalah salah satu kebutuhan dasar manusia untuk mempertahankan keberadaan, maka kehilangan hubungan dapat dipandang sebagai hal yang mengancam dan menakutkan.  

Kehilangan hubungan dengan orang berharga (entah hubungan merenggang, berpisah, atau melalui kematian) artinya terjadi pemutusan attachment. Demi mempertahankan keberadaan, seseorang perlu melalui masa peralihan dengan berduka dan membangun hubungan attachment yang baru. 

“Apalah duka jika bukan cinta yang bertahan” — Vision (WandaVision) 

 

Duka merupakan perasaan kuat yang muncul akibat kehilangan seseorang atau sesuatu yang berharga dalam hidup. Perasaan kuat yang muncul akibat kehilangan ini berdasarkan cinta atau lebih tepatnya attachment yang masih terus dirasakan dan berusaha dipertahankan baik oleh orang yang ditinggalkan maupun yang meninggalkan. 

Berdasarkan pembahasan sebelumnya, penyesalan yang Wasuke dan Nanami alami sesaat sebelum meninggal adalah bentuk duka atau rasa kehilangan atas kesempatan menjalani hidup. Selain itu, meninggalkan pesan terakhir adalah bentuk attachment pada kehidupan dan orang berharga yang mereka tinggalkan. 

Di sisi lain, Yuuji mempertahankan attachment kepada Wasuke dan Nanami dengan terus mengenang dan memegang pesan terakhir mereka. Sementara Yuuta yang kehilangan Rika secara tiba-tiba, mempertahankan attachment dengan cara menolak kematiannya. 

Young Okkotsu Yuuta cursing Rika 

 

3. Mengapa “Cinta adalah Kutukan yang Paling Gila”? 

Sejauh ini kita sudah membahas cinta dalam berbagai macam bentuk hubungan dan cinta sebagai dorongan pembentuk ikatan emosi (attachment) untuk mempertahankan keberadaan. Selain itu masih ada bentuk cinta yang paling sering disalahpahami, yaitu cinta sebagai emosi.

emotion chart

Semua ini dikenal sebagai cinta, & tetap belum menggambarkan keseluruhan dari apa itu cinta.

 

Cinta sebagai Emosi

Dalam hal ini, cinta adalah salah satu bentuk emosi yang mendorong seseorang untuk membangun hubungan. Bagaimana bentuk hubungan yang terbangun, apakah sehat atau tidak sehat, tidak termasuk di dalam emosi cinta. Seperti emosi lainnya, cinta sebagai emosi hanya bertugas sebagai penggerak yang bersifat sementara.

Sayangnya pandangan kita tentang apa itu cinta banyak dipengaruhi oleh romantisisme dan kesalahpahaman konsep cinta yang begitu luas. Banyak orang menganggap cinta sebagai emosi kuat yang dapat bertahan lama, dapat menjamin keberlangsungan hubungan yang harmonis, penerimaan total tanpa perlu melakukan perubahan dan tanpa perlu mempelajari cinta sebagai skill (untuk cinta sebagai skill tidak dibahas dalam artikel ini karena belum muncul di Jujutsu Kaisen secara spesifik). Inilah mengapa walaupun ada emosi cinta antara seorang terhadap pasangannya atau orangtua terhadap anaknya, kekerasan dalam hubungan tetap dapat terjadi

Jika kita benar-benar jujur dengan apa itu cinta, maka kita dapat mengatakan bahwa dalam hubungan cinta ada banyak emosi yang muncul. Seseorang dapat berada dalam hubungan cinta dan merasa diterima, dihargai, bahagia, bangga, penuh harapan, bahkan damai. Namun di sisi lain juga merasa ditolak, kesepian, insecure, cemburu, marah, bahkan benci. Bisa dibilang cinta dapat memunculkan emosi nyaman dan emosi tidak nyaman (biasa juga disebut sebagai emosi positif dan negatif).  

Dalam Jujutsu Kaisen 0, emosi negatif yang muncul karena didasari cinta sudah banyak disebutkan di atas. Beberapa di antaranya yaitu saat Yuuta shock dan menolak kematian Rika sampai mengutuknya, juga saat Rika cemburu dengan Maki sampai hampir membunuhnya. 

Sementara emosi positif yang didasarkan cinta mucul dalam bentuk rasa peduli akan kesejahteraan orang yang disayangi. Hal ini terlihat terutama saat Rika tidak ingin Yuuta menepati janjinya untuk ikut bersamanya ke dunia arwah. Selain itu juga terlihat saat Gojo memilih untuk mengatakan sesuatu yang tidak berpotensi mengutuk terlepas dari harapan Geto.

Rika to Yuuta & Gojo to Geto

Rika menolak janji Yuuta untuk ikut mati bersamanya dan Gojo memilih untuk tidak mengutuk Geto  - Volume 0 Ch. 4

 

Cinta sebagai Kutukan

 

Di atas kita sudah membahas bahwa cinta dapat memunculkan emosi positif maupun negatif, dan di Jujutsu Kaisen digambarkan bahwa emosi negatif dapat melahirkan kutukan. Cinta (walaupun biasa dikenal sebagai emosi positif) ternyata dapat menjadi sumber lahirnya sebuah kutukan seperti penolakan Yuuta akan kematian Rika, serta wasiat Wasuke dan Nanami kepada Yuuji. 

Selain itu kita juga sudah membahas berbagai makna dari kanji 呪 yaitu sihir, kutukan, mantra, jimat, takhayul, maupun kata-kata yang memiliki kekuatan magis. Semuanya bersifat sebagai perantara dan berpotensi mengikat. Begitu juga dengan cinta sebagai emosi yang menghubungkan seseorang dengan yang lainnya melalui perasaan saling terikat (attachment).

Jika kedua belah pihak merasa puas, bahagia, dan dapat berkembang dalam hubungan cinta, maka itu adalah hubungan yang sehat. Tapi saat ada pihak yang merasa terbebani, menderita, dan terkungkung dalam sebuah hubungan cinta, rasanya seperti terkena kutukan bukan?

 

Cinta sebagai Kutukan paling gila

Emosi pada umumnya berfungsi sebagai pendorong agar seseorang melakukan suatu tindakan sebagai respon dari suatu kejadian. Jika kita benar-benar mengenal dan memahami emosi, maka energi yang muncul dari emosi bisa diarahkan sesuai fungsinya. Sayangnya kebanyakan dari kita tidak benar-benar tahu apa yang dirasakan atau apa yang perlu dilakukan untuk mengarahkan energi yang muncul sesuai dengan fungsinya. Apa lagi cinta dapat memunculkan emosi-emosi bertentangan yang tidak mudah untuk dipahami.  

Kenapa cinta bisa disebut sebagai kutukan paling gila? Karena banyak sekali orang-orang melakukan hal gila atas nama "cinta" tanpa benar-benar memahami apa itu cinta dan emosi-emosi yang ditimbulkan. Dengan berbagai emosi positif dan negatif, serta energi yang dihasilkannya, cinta dapat mendorong seseorang untuk tidak mementingkan dirinya sendiri, tapi di saat yang bersamaan juga membuat orang jadi egois.

Dalam movie Jujutsu Kaisen 0 maupun seri manganya, hal ini digambarkan dengan sangat jelas:

  • Rasa "cinta" Yuuta kepada Rika membuat jiwa Rika yang sudah meninggal terikat di dunia dan berubah menjadi kutukan yang sangat kuat.
  • Yuuta rela menawarkan diri dan "cintanya" kepada Rika, tapi dengan syarat Rika harus memberikan kekuatannya kepada Yuuta sebagai imbalan. 
  • Yuuta rela mengorbankan nyawa demi teman-teman yang ia "sayangi", karena saat bersama teman-temannya lah Yuuta bisa menemukan arti dan tujuan hidupnya.
  • Rasa "cinta" Rika membuatnya menolak janji Yuuta untuk ikut mati bersamanya.   
  • Rasa "sayang" Gojo membuatnya mengucapkan kata-kata terakhir yang tidak berpotensi mengutuk Geto. 
  • Gojo yang akhirnya memilih untuk membunuh Geto demi keamanan dunia, tapi tidak mengkremasi badannya demi mempertahankan rasa attachment kepada sahabatnya.
  • Wasuke dan Nanami yang peduli dan menyayangi Yuuji, tapi tetap mengikat Yuuji melalui pesan terakhir sebagai bentuk attachment mereka pada hidup dan orang berharga yang ditinggalkan.

 

4. Akhir Kata

“Cinta” dan “Kutukan” adalah konsep yang kompleks. Sepertinya cinta tidak akan pernah selesai dibahas dan tetap tidak akan pernah tergambarkan secara keseluruhan. Sementara dengan semakin terungkapnya apa itu "kutukan" dalam Jujutsu Kasisen, perlahan kemungkinan baru semakin terbuka. Dengan mempertimbangkan ikatan emosi yang menghubungkan manusia dan bermacam energi emosi yang dihasilkan dari cinta, apa yang dikatakan Gojo-sensei sangat mungkin, yaitu “Cinta adalah kutukan yang paling gila”.

 

Ditulis oleh: Balsa  |  Diedit oleh mimin ZenMarket

Seorang psikolog klinis dan penggemar animanga. Sedikit meminjam kata-katanya Mori-senpai dari Blue Period: penulis bukanlah seorang ahli cinta, tapi telah memikirkan tentang apa itu cinta lebih dari kebanyakan orang. 

 

 


Tentang ZenMarket Jepang 

Kebanyakan website belanja online di Jepang tidak melayani pengiriman internasional sehingga sulit bagi customer internasional untuk berbelanja online. ZenMarket menyelesaikan masalah ini dengan mengintegrasikan ratusan website online shopping terbesar di Jepang seperti Amazon, Rakuten, Yahoo! Auctions dan banyak lagi ke dalam satu website. Cukup dengan copy-paste link halaman dari item yang ingin Anda beli ke troli ZenMarket,  dan Anda dapat berbelanja online secara langsung di ratusan online shop Jepang dengan mudah dan murah! 


  

 

  • ZenMarket adalah perusahaan yang didirikan di Osaka, Jepang pada tahun 2014. Awalnya, hanya menawarkan pembelian dan pengiriman Jepang ke beberapa negara, ZenMarket telah berkembang pesat dalam 7 tahun dengan layanan seperti yang sangat baik. Dipercaya oleh lebih dari 1 juta pengguna di seluruh dunia, ZenMarket kini tersedia dalam lebih dari 15 bahasa. 

    Anda dapat memeriksa ulasan dari pelanggan dari seluruh dunia di bawah ini.

    รีวิว ZenMarket

    Cek Review tentang ZenMarket disini

     

    Anda juga dapat membaca ulasan yang dikirimkan pelanggan disini.

    atau cek akun sosmed kami dan ulasan di Google

     

  • Biaya yang dikenakan oleh ZenMarket rata dan transparan karena Anda dapat mengetahui detil apa saja biaya yang Anda bayar. Tidak peduli seberapa murah atau mahal barang yang dibeli, biaya yang dikenakan adalah 300 Yen. Hal ini berbeda dengan kebanyakan layanan jastip atau shopping proxy lainnya yang mengenakan biaya jasa dari komisi atau persenan harga barang yang dibeli.

     

    Dengan biaya flat 300 Yen atau sekitar 40 ribu Rupiah, Anda akan mendapatkan banyak layanan. Mulai dari pembelian barang dari seller di Jepang atas nama Anda, memproses pesanan, pembungkusan serta pemrosesan barang Anda menjadi paket siap kirim, serta penyimpanan gratis barang Anda selama 45 hari di gudang kami. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang biaya ZenMarket di sini. 

     

    biaya ZM

     

  • ZenMarket saat ini tersedia dalam lebih dari 15 bahasa, dan yang membedakan kami dari layanan pembelian Jepang lainnya adalah Kami memiliki staf yang fasih berbahasa Indonesia untuk menjawab pertanyaan dan memberikan bantuan kepada pelanggan di berbagai bidang, seperti membantu menemukan produk dari toko Jepang, menghubungi toko Jepang. atau masalah lain yang terkait dengan pembelian yang dapat dihubungi dari banyak saluran Baik itu Facebook, Instagram, email dan dari opsi pesan di akun Anda.

     

     

     

  • Keuntungan lain dari memesan dengan ZenMarket adalah Anda dapat memilih metode pengiriman Anda sendiri. Kami menawarkan berbagai macam metode pengiriman. Baik dikirim melalui pos Jepang (EMS, Avia Air Mail, SAL, dengan kapal) atau menggunakan layanan ekspres pribadi (UPS, FedEx, DHL, SF), ini adalah layanan standar dan tepercaya di seluruh dunia. Anda juga dapat memeriksa biaya pengiriman terlebih dahulu untuk mendapatkan perkiraan di sini .  

     

     

     

  • Anda tidak perlu khawatir tidak bisa melakukan transaksi pembayaran ke luar negeri bahkan jika Anda tidak memiliki kartu kredit atau tidak ingin melakukan proses transfer uang internasional secara manual yang ribet.

     

    Di ZenMarket kami menawarkan berbagai pilihan metode pembayaran seperti OVO, PayPal, Wise atau bahkan pembayaran melalui jaringan Alfamart dan Alfamidi. Kami juga menerima pembayaran dengan cryptocurrency, setiap pembayaran secara otomatis dihitung dalam situs web kami. Jadi Anda tidak perlu terus-menerus memeriksa tarifnya sendiri.

     

    payment options

 
 
Artikel| 28/01/2022 | AnimeHobi